Kampusnote.co – Kampus di Sydney merupakan salah satu kampus yang banyak didatangi oleh masyarakat Indonesia untuk berkuliah. Pemerintah kota Sydney menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap mahasiswa Internasional yang berasal dari Indonesia karena mereka mampu menorehkan prestasi yang tinggi saat menempuh studi di Australia. “Mahasiswa internasional seperti Robby Tjia dari Indonesia yang menjadi desainer pakaian wanita di Kenzo m
embuktikan bahwa dirinya mampu meraih kesempatan yang ditawarkan saat kuliah di luar negeri,” kata Robyn Kemmis selaku Deputi Wali Kota Sydney, saat memberikan sambutan di Balai Kota Town Hall Sydney.
Menurut Kemmis, Robby Tjia merupakan alumni dari University of Technology Sydney (UTS) yang bergelar Bachelor of Design pada 2008. Robby merupakan mahasiswa yang memahami peran kampus dalam menunjukan kesuksesan karirnya. Ia juga mampu memahami peran di UTS baik dalam pengajaran secara formal maupun dorongan yang diberikan kepada Robby untuk mengejar semua kesempatan yang ada. “Mulai dari mengikuti magang di desainer Alexander McQueen sampai Ia meraih penghargaan Lancome Colour Design Award,” jelas Kemmis.
Karis Robby di dunia fashion internasional kian melejit. Desainer asli Indonesia ini sekarang diberi kepercayaan untuk mendesain dalam Industri mode dunia layaknya Louis Vuitton dan Balenciaga. Kemmis juga mengatakan bahwa kesuksesan Robby menunjukan bahwa mahasiswa Internasional juga bisa memanfaatkan jaringan internasional yang ada ketika mereka sedang menuntut ilmu di Sydney. “Sekitar 190 ribu alumni UTS yang tersebar di seluruh dunia, mahasiswa yang belajar di Sydney dan UTS mempunyai kesempatan untuk hidup dan belajar di kota dunia,” tambahnya.
Di Sydney terdapat sekitar 50.000 mahasiswa internasional yang tersebar di semua perguruan tinggi yang ada di Sydney dan terdapat sekitar 50.000 pelajar internasional lain yang kini sedang mengikuti kegiatan kursus ataupun pendidikan kejuruan. Menurut Kemmis para pelajar internasional di Sydney lumayan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian kota yang memiliki penduduk terpadat di Australia. “Diperkirakan para mahasiswa dan pelajar internasional tersebut memberikan kontribusi sekitar 1,6 triliun dolar Australia bagi ekonomi kota dan menciptakan peluang kerja bagi 100.000 orang,” jelasnya. (Nani Maryani
http://kampusnote.com/hebat-mahasiswa-indonesia-dapatkan-apresiasi-dari-pemerintah-sydney/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar